Sebagian besar dari Anda tentu belum mengetahui sejarah Tanjung Benoa watersport bukan? Tanjung Benoa memang terkenal akan wisata baharinya. Bali memang punya banyak tempat wisata air, salah satunya ialah di Tanjung Benoa. Masing-masing watersport yang ada di Bali tentu punya kelebihan, walaupun permainannya hampir sama satu dengan yang lain.

Bibir pantai Tanjung Benoa punya laut yang nyaman, indah, dan aman. Karangnya juga lestari, sehingga ombak yang datang akan pecah di luar sebelum sampai ke bibir pantai. Namun pesisir Tanjung Benoa juga punya kurangnya, seperti pasang surut air laut yang sangat bergantung pada keadaan alam.

baca juga : Flyboard Di Tanjung Benoa Bali, Olahraga Seru Yang Memacu Adrenalin

Sejarah Tanjung Benoa Sebagai Watersport Bali

Penduduk Tanjung Benoa harus bangga. Bukan hanya punya kekayaan alam berupa pantai yang nyaman, indah, dan aman saja, melainkan area tersebut juga kini siap bersaing dengan area eksklusif milik pemerintah yakni Bali Tourism Development Corporation (BTDC). Sejarah dari Tanjung Benoa dimulai tahun 80’an saat BTDC dibangun belasan hotel.

baca juga : Pacu Adrenalin Dengan Flying Fish Tanjung Benoa

Tanjung Benoa menjadi penyangga BTDC, namun 20 tahun kemudian bisa berkembang pesat dan bersaing dengan BTDC. Namun pesatnya pembangunan membuat Tanjung Benoa menjadi area kumuh. Kesadaran pengusaha sekitar pada akhirnya membuat Komite Tanjung Benoa 1996 yang bertujuan untuk melakukan promosi bersama supaya Tanjung benoa semakin dikenal.

Kemudian setelah 4 tahun, pemerintah Kabupaten Badung membuat Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan Pesisir Pantai untuk menata pesisir pantai dengan baik. Dulu masyarakat mengandalkan hasil lahan kering dan rumput laut. Namun sejak pariwisata di kawasan ini berkembang, kehidupan masyarakat menjadi makmur. Sejarah Tanjung Benoa watersport memang tidak lepas dari kesadaran dan peran masyarakat pemerintah.

No ratings yet.

Please dikasi Bintang